jump to navigation

Korupsi Oh….. Korupsi September 5, 2008

Posted by cahbanjar in Renungan Hati.
Tags: , , , , ,
trackback

Kisah kusam “Tikus-tikus kantor”
Yang suka berenang di kolam yang kotor
Kisah kusam tikus-tikus berdasi
Yang suka ingkar janji lalu bersembunyi
Di balik meja teman sekerja
Didalam almari dari baja
Kucing datang cepat ganti muka
Segera menjelma bagai tak tercela
Masa bodoh hilang harga diri
Asal tidak terbukti langsung acuh tentu sikat lagi
…………………………………….

Itulah sekilas penggelan lagu dari Kang Iwan Fals dengan diberi label judul “Tikus-tikus Kantor”. Siapa yang tak kenal dengan lagu ini, karena begitu seringnya lagu ini dikumandangkan baik oleh radio, televisi maupun lewat pentas musik langsung. Namun lagu hanyalah syair-syair, dalam kenyatannya setiap hari kita disajikan dan dihadapkan pada pemberitaan tentang korupsi, baik itu terjadi di tubuh legislative, eksekutif maupun yudikatif. Indonesia kini terpopuler dengan korupsinya, sehingga oleh beberapa Negara, Indonesia dicap sebagai Negara terkorup di dunia. Hebat ya…., dilain pihak ada orang-orang yang hidup dalam gelimpangnya harta dan di sisi lain kalau kita mau jujur, banyak rakyat kecil yang kekurangan gizi dan hidup di bawah garis kelayakan. Padahal Negara Indonesia adalah Negara yang kaya raya dengan sumber daya alam.
Korupsi merupakan benalu sosial dan hambatan bagi kelangsungan pembangunan bangsa dan Negara. Ditengah gejolak yang meluap-luap dan meledak kayak Kawah Candradimuka, banyak tokoh pemimpin yang memiliki obsesi untuk bisa cepat menjadi kaya, dan dengan gaya hidup mewah banyak jalan yang digunakan untuk bisa bisa meraihnya baik melalui kekuasaan ataupun jalan yang lain. Jika perlu dengan sikut kanan sikut kiri tendang kanan-kiri.
Kasus BLBI misalnya, yang sampai sekarang kasusnya belum tuntas bahkan mungkin bisa makin panjang, yang mana menyeret berbagai kalangan baik angota dewan, pejabat Negara, pejabat kejaksaan tinggi, dimana uang Negara yang dihamburkan mencapai milyaran rupiah. Bukan jumlah yang sedikit buat rakyat, walau mungkin sangat sedikit bagi mereka yang berkantong tebal. Rakyat sudah sengsara oleh krisis moneter yang berkepanjangan, haruskah kesengsaraan rakyat ditambah dengan ulah dan polah para pejabat yang seharusnya menjadi wakil rakyat. Bagaimana dengan slogan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat ? Apa tidak kebalik sekarang, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk pejabat ? ………………

Komentar»

1. Abdul_Kadir - November 1, 2008

ya…… so, i am support you. this article very nice for “the pejabat”, them very happy if you given much money or some big projec…..
biasa kan tikus the mouse……………
so, i like earning that song tikus-tikus kantor………..
good luck for you………
this message from urang banjar di samarinda

2. cahbanjar - November 3, 2008

Thanks, atas kunjungannya. Ngomong-ngomong Saudara asli Banjar mana ? Salam sukses untuk kita semua.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: